Mesir: Puluhan orang terluka setelah kereta tergelincir di dekat Kairo | Berita Timur Tengah

Sedikitnya 97 orang terluka setelah delapan gerbong tergelincir di kota Qalyubia, utara Kairo.

Sembilan puluh tujuh orang terluka ketika beberapa gerbong kereta tergelincir di provinsi Qalyubia Mesir di utara Kairo, kata kementerian kesehatan dalam sebuah pernyataan.

Lebih dari 50 ambulans bergegas ke lokasi tersebut dan memindahkan korban luka ke tiga rumah sakit di provinsi itu, katanya pada Minggu. Beberapa laporan media lokal mengatakan beberapa orang tewas dalam kecelakaan itu.

Setidaknya delapan gerbong kereta lari dari rel, kata kantor gubernur provinsi dalam sebuah pernyataan. Video di media sosial konon menunjukkan gerbong terbalik dan penumpang melarikan diri ke tempat aman di sepanjang rel kereta api.

Kereta itu sedang melakukan perjalanan ke kota Mansoura Delta Nil dari ibu kota Mesir, Kairo menambahkan pernyataan itu. Penyebab kecelakaan itu belum jelas.

Mesir telah menyaksikan beberapa tragedi perkeretaapian dalam beberapa tahun terakhir.

Sedikitnya 20 orang tewas dan hampir 200 lainnya luka-luka pada Maret ketika dua kereta bertabrakan di dekat Tahta, sekitar 440km (275 mil) selatan Kairo.

Awal pekan ini, 15 orang terluka setelah kereta lain tergelincir di provinsi utara Minya al-Qamh.

Pada Februari 2019, lokomotif tak berawak menabrak penghalang di dalam stasiun kereta api utama Ramses di Kairo, menyebabkan ledakan besar dan kebakaran yang menewaskan sedikitnya 25 orang. Kecelakaan itu mendorong menteri transportasi saat itu mengundurkan diri.

Kecelakaan kereta api paling mematikan di Mesir terjadi pada tahun 2002, ketika lebih dari 300 orang tewas setelah kebakaran terjadi di kereta malam dalam perjalanan dari Kairo ke Mesir selatan.

Mesir telah menyaksikan beberapa tragedi perkeretaapian dalam beberapa tahun terakhir [Mohamed Abd El Ghany/Reuters]

.